Penipuan E-cash mandiri, Hati-hati yang berjualan Online

Bertambahnya fitur kemudahan dalam bertransaksi bukan berarti semakin mudah bertransaksi mungkin iya kalau sudah banyak yang mengerti namun beda dengan orang yang belum tahu atau belum paham sama sekali.



Beberapa waktu yang lalu saya telah menjadi korban dari oknum yang memanfaatkan cara ini. Pengalaman saya ini tuangkan dalam artikel kali ini agar orang-orang yang belum mengetahui cara bertransaksi dengan ecash mandiri lebih berhati-hati sebelum menjadi korban.

Awal mulanya ketika saya berjualan barang second di OLX jara beberapa waktu tidak sampai 1 jam. Ada orang menghubungi bahwa dia (konsumen) berminat dengan barang yang saya jual.

Kemudian kami membicarakan bagaimana cara transaksinya, karena kebetulan konsumen atau penipu ini orang yang diluar lokasi dimana saya mengiklankan produk saya. Sehingga saya mengusulkan untuk bertransaksi secara rekber.

Mungkin sebaiknya untuk selanjutnya konsumen itu saya sebut penipu saja biar lega.

Penipu itu memilih transfer langsung sehingga saya juga kaget dengan hal ini. Dalam hati kok bisa percaya penipu ini. Penipu ini bilang butuh skitar 20 menit untuk mentransfer uangnya ke rekening saya.
Penipuan E-cash mandiri
Struk bukti palsu dari ecash mandiri yang telah diedit
Dan jara sekitar 30 menit benar juga dia memfotokan bukti transfer dari rekening penipu ke rekening saya menggunakan e-cash mandiri. Pesan penipu kepada saya jika ada kesulitan dalam penarikan dana bisa menghubunginya untuk dibantu by phone.

Karena saya masih belum tahu dan tidak tahu tentang cara bertransaksi ecash mandiri ini saya mengiyakan saja apa yang dipesankan penipu itu.

Penipu ini juga menunjukkan cara bertransaksi dengan ecash mandiri. Karena saya benar-benar tidak tahu cara bertransaksi dengan ecash mandiri. Dari sini ada yang aneh juga bahwa cara yang diberikan ini memakai bahasa inggris sehingga saya juga kesulitan untuk memahi dengan istilah-istilah transaksi dengan bahasa inggris.

Petunjuk pencairan ecash mandiri
Mengetahui penipu ini sudah mentranfer uang ke rekening tanpa panjang lebar saya langsung membungkus barang yang akan dibeli. Dari sini saya belum sadar bahwa saya akan kena tipu oleh penipu itu.

Barang saya kemas dengan baik dan siap dikirim. Kemudian saya berfikir tidak mungkin saya mengirimkan barang tanpa menerima uang terlebih dahulu.  Saya harus sudah menerima uang itu terlebih dahulu baru saya mengirimkan barang yang dibeli oleh penipu ini.

Karena saya tidak mengerti saya berniat kepada satpam penjaga bank mandiri di sekitar tempat saya tinggal. Namun ketika sampai di ATM tempat bank mandiri tidak ada satpam yang menjaga karena hari itu sudah sekitar jam 4 sore kalau tidak salah.

Cerobohnya saya adalah saya langsung saja masuk ke ruang ATM untuk melakukan transaksi sesuai cara yang dikirim melalui kontak whatsapp dengan penipu tadi. Dan ketika saya jalankan diakhir transaksi ada pernyataan bahwa saldo anda tinggal 200 ribu.

Antara percaya dan tidak percaya saya langsung mengecek atm saya di ATM BNI kebetulan tidak jauh dari mandiri ada ATM BNI. Benar saja uang saya di ATM tinggal 200 ribu. Untungnya uang yang hilang ini tidak seberapa namun sangat berarti bagi kami.

Kembali saya ke ATM Mandiri saya coba transaksi ecash lagi namun kali ini dengan menggunakan bahasa indonesia. Alangkah kagetnya apa yang saya lakukan tadi ternyata mentransfer sejumlah uang ke rekening penipu tadi.

Tidak lama berselang saya di telepon penipu tadi. Dengan hati dongkol saya mencoba bersabar atas musibah kali ini. Saya suruh penipu tadi menelepon biasa tidak menggunakan whatsapp harapan saya biar pulsa penipu juga terkuras habis.

Setelah beberapa lama kami ngobrol dan saling caci maki saya minta kirim foto KTP penipu tadi dalam obrolan tadi intinya ingin saling melaporkan kepihak berwajib. Mungkin penipunya sudah cerdik kali ya tidak berapa lama penipu ini mengirim foto KTP dan yang kedua mengirim foto KTP beserta orangnya.

Dan disini saya yakin bahwa KTP dan foto berserta KTP itu adalah bukan miliknya. Dan saya semakin yakin ketika saya bertanya kepada satpam bank mandiri ditempat lain yang agak jauh dari tempat tinggal saya. Dari penjelasan satpam bank mandiri itu sudah jelas saya benar-benar ditipu.

Untungnya disini saya belum mengirim barang yang lumayan mahal, saya berjualan online laptop.

Disini saya berpesan kepada penjual online khususnya untuk berhati-hati jika bertransaksi dengan hal-hal yang anda belum paham sama sekali cara bertransaksi. Sebelum memutuskan ke ATM alangkah baiknya bertanya kepada pihak bank yang bersangkutan agar tidak menjadi korban berikutnya.

Setelah saya cari-cari di internet informasi tentang penipuan ecash mandiri ternyata sudah banyak menjadi korbannya. Hal ini sebenarnya perlu mendapat perhatian dari pihak bank atau pemerintah. Sehingga tidak ada lagi korban-korban berikutnya.

Pesan untuk penipu.

Mungkin cara ini masih mudah untuk mencari korbannya dan mungkin masih ada yang akan menjadi korbannya. Namun apa yang kamu peroleh akan menghancurkanmu kelak entah itu saat anda masih hidup atau akan menimpa anak serta keturunanmu kelak.

Akhir kata

Semoga pengalaman ini bisa menjadi informasi yang berguna bagi anda yang membutuhkan. Semoga anda tidak menjadi korban penipuan ecash mandiri ini. Bertransaksilah dengan apa yang anda ketahui saja jika anda ragu dengan transaksi yang anda tidak tahu caranya lebih baik dibatalkan saja. Itu cara yang baik agar terhindar dari istilah transaksi yang baru dan awam bagi kita.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Penipuan E-cash mandiri, Hati-hati yang berjualan Online"

Post a Comment

--> Berkomentarlah secara bijak dan sopan
--> Berkomentar dengan url ( mati / hidup ) tidak akan di publish

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel